Archive | July 2016

Blåbærsesongen er i gang!

image

Bra fangs med blåbær

 

Det var søndag ettermiddag og vi gikk en liten  tur til skogen. Ikke tenk på skogen som vi har i Kalimantan (regnskog)! Det finnes ikke løver og heller ikke krokodiller her. Men du kan treffe på hoggorm hvis du er uheldig bare, men det er ikke så farlig selv om du må gå til legevakten så fort som mulig. Bikkja til svigerforeldrene mine ble bitt av hoggorm før og han måtte gå til dyrlegen. Det gikk bra!

Som jeg husker denne sommeren blir det andre gang har jeg vært ute for å plukke blåbær i skogen. Første året jeg bodde i Norge var vi på biltur og var ute i skogen veldig mye. Jeg plukket blåbær sammen med ei venninne fra norskkurset i skogen. Andre året plukket jeg ikke fordi jeg var litt opptatt med jobben min. Måtte jobbe senvakter og var litt sliten på dagen. Dessuten var det første jobben min her, så på en måte elsket jeg så mye for å komme på jobb. Vi hadde en flott fjelltur i fjor. Både gikk tur til Gaustatoppen og Galdhøpiggen.

Vi plukket ganske mye blåbær i år. Faktisk fikk vi cirka 5 liter. Det var moro å plukke blåbær fordi for det første fikk vi mosjon selv om vi fikk ganske vondt i ryggen og for det andre trenger vi ikke kjøpe blåbær på butikken. Det holder ganske lenge kanskje til neste vinter. Dessuten hilste vi  på andre folk som gikk tur i skogen også. Det var koselig synes jeg!

Nå skal vi spise blåbærterte på balkongen. Det er nydelig vær og vi koser oss med kaffe på bordet. Skravlevinen blir det neste runde og selvfølgelig med chips. Vi elsker potetgull! 😍😍😍😍

image

Jeg er fornøyd!

 

 

 

Bella Italia!

 

image

Awal bulan februari tahun 2016 cuti musim panas sudah mulai bisa dikirimkan ke bagian HRD. Kita sudah dikasih pengumuman untuk mengajukan cuti liburan musim panas sedini mungkin. Hal ini dikarenakan sebagian besar karyawan tetap akan mulai mengambil cuti liburan musim panas di awal juli sampai dengan awal agustus.

Awal bulan april kita sudah menerima lampu hijau untuk bisa segera membeli tiket. Jadilah kita bersantai ria sambil menikmati panas matahari pooollll.

Pemimpin perjalanan kali ini tetap sama, yaitu saya sendiri. Bukannya suami tidak pinter untuk merencanakan perjalanan, tetapi dia menyerahkan tugas tersebut kepada sang istri dan sang istri kebetulan hobi merancang perjalanan. Hahahahah. 

Hari rabu pagi dini hari kami sudah menuju Gardermoen untuk naik pesawat paling pagi menuju Napoli. Saat itu kami harus transit di Copenhagen dan kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Napoli kurang lebih 2,5 jam. Dari Napoli, kami naik bus menuju Sorrento. Nama bus nya Curreri Viaggi. Bus tersebut gampang sekali untuk dikenali. Selalu berhenti menunggu penumpang tepat di depan terminal keberangkatan. Untuk jadwal keberangkatan bus, bisa di cek di website. Harga tiket bus Curreri Viaggi adalah 10 euro per orang. Bus berhenti beberapa kali di tempat yang sudah tertulis di jadwal keberangkatan. Untuk waktu keberangkatan bisa dibilang tepat. Kurang lebih 1,5 jam kita sudah sampai di terminal bus Sorrento. Jarak hotel dari terminal bus kurang lebih 12 menit menurut Google maps, tetapi karena kita sama sekali tidak tahu menahu tentang jalanan di sana, jadi alhasil muter-muter gak nemu. Panas, lapar dicampur kurang tidur membuat saya kesal sama suami yang gak nemu jalan yang benar. Setelah berhenti sesaat, melihat-lihat bangunan sekitar eh ternyata kita sudah berdiri di samping hotel yang kita cari-cari. Sekarang saya sudah tidak sewot lagi, tetapi gak sabaran pingin cepat-cepat rebahan.

image

Maison Kalea sebenarnya adalah bed & breakfast hotel. Hotelnya terbilang baru karena baru dibuka awal september tahun kemarin. Untuk harga per malam sekitar 150 euro belum termasuk pajak lokal pemerintahan Napoli (kurang lebih 10 euro). Dekorasi hotel sangatlah menarik dengan paduan warna warni khas mediterania. Lantai kamar hotelnya pun bervariasi dari mulai warna kuning, merah dan biru. Kamarnya sangat bersih dan kebetulan kami mendapatkan kamar dengan balkon yang cukup besar lengkap dengan jemuran kecil dan sepasang kursi serta meja kecil. Yang lebih seru lagi, kamar kami mempunyai lantai yang berwarna kuning. Kebetulan saat ini saya lagi jatuh cinta sama warna kuning.

image

Setelah beristirahat sejenak, kami berniat untuk mencari tempat makan. Berbekal insting, ketemu lah kita dengan sebuah restoran yang tidak berisik dan tidak jauh dari jantung kota. kebetulan di depan pintu restorannya terpampang logo Tripadvisor. Untuk harga makanan standar misalnya pizza sekitar 10 euro dan untuk menu pasta bervariasi dari mulai 14 euro s/d 18 euro. Air mineral tidak berkarbonasi dibanderol 3 euro untuk 750ml. Suasana restoran sangatlah nyaman dikelilingi pohon lemon yang buahnya bergelantungan.

image

Hari kedua di Sorrento, kami mengikuti tur yang sudah dipesan sebelumnya melalui Viatour. Amalfi coast day trip from Sorrento (kurang lebih 9 jam). Tur tersebut sangat kami rekomendasikan bagi mereka yang baru pertama kali mengunjungi Kepulauan Capri. Disamping harganya sangat terjangkau 36 euro per orang dewasa. Tur tersebut juga sangat menghemat waktu dan bisa mengunjungi beberapa kota yang lumayan sulit dijangkau dengan bus umum. Perjalanan darat di Sorrento sangatlah sempit dan berkelok-kelok. Kami sangat kagum dengan supir bus yang sangat lihai dan pandai membaca situasi jalanan. Selain itu terdapat pendamping tur (tour guide) yang fasih berbahasa inggris. Sebagai catatan: di Italia sangatlah jarang menemukan orang yang bisa berkomunikasi bahasa inggris dengan lancar dan jelas. Tour guide menjelaskan sejarah tentang tempat-tempat yang kita lalui dan tentang mitos-mitos tentunya supaya perjalanan tidak menjemukan.

Tur dimulai pukul 07:55. Semua peserta berkumpul di tempat yang sudah ditentukan. Hari itu bus penuh dengan wisatawan yang sangat antusias melihat daerah Sorrento, pesisir Amalfi dan Positano. Serta beberapa kota-kota kecil lainnya termasuk Ravello dan Scala. Tur dimulai dengan menyusuri pesisir Amalfi. Pesisir Amalfi masuk dalam salah satu dari 7 situs warisan dunia di Selatan Italia. Konon kabarnya Greta Garbo, Humphrey Bogart, dan Jackie Kennedy pernah mampir berlibur di wilayah sekitar pesisir Amalfi. Setelah foto-foto, perjalanan dilanjutkan menuju sebuah workshop yang membuat keramik dengan motif khas kepulauan Capri. Warna-warna tropis sangat mendominasi di setiap barang yang diperjualbelikan. Sayang sekali rata-rata barang-barang tersebut masuk dalam kategori barang pecah belah, jadi mikir dua kali untuk membelinya. Meskipun tersedia layanan antar langsung ke negara di mana kita tinggal. Tentunya dengan ekstra biaya yang tidaklah sedikit.

Tur yang sangat ditungu-tunggu adalah berhenti sejenak untuk sekedar menikmati kota Amalfi. Dimana kita akan diberi waktu bebas selama tiga jam. Kita bisa mengambil ekstra tur dengan motorboat untuk melihat Conca dei Marini, Maiori dan Minori yang tentunya dengan biaya ekstra. Kami memutuskan untuk melihat daerah sekitar Amalfi saja. Di Amalfi kita bisa mengunjungi katedral katolik romawi yang dibangun pada abad 9 yang terletak di jantung Piazza del Duomo. Tidak hanya itu saja, kita bisa mengunjungi toko-toko kecil yang menjual aneka macam makanan khas pesisir Amalfi, tidak lupa juga minuman segar yang terbuat dari lemon. Panas terik matahari membawa kita untuk berhenti sejenak mencicipi gelato atau es krim khas Italia yang sangat lezat. Jangan membeli es krim tepat di depan Piazza, disamping mahal apabila kita duduk di gerai es krim tersebut harga akan sedikit berbeda. Saya pernah membaca sebelumnya, di Italia apabila kita makan di sebuah restoran beberapa restoran memberlakukan biaya ekstra jika kita menyantap makanan di tempat (bukan take away) sekitar 2 euro.

image

Waktu tiga jam lumayan juga untuk sekedar duduk manis sambil berjemur di tepi pantai. Tiba saatnya kita berkumpul kembali untuk melanjutkan perjalanan berikutnya menuju Positano dan Ravello. Di Positano kita tidak turun untuk sekedar melihat-lihat karena terbatasnya area parkir kendaraan besar. Untuk bisa mengunjungi Positano, kita bisa naik motorboat dari Sorrento. Tetapi kita masih bisa melihat Positano dari jarak jauh saat kita berhenti sejenak di sebuah toko roti yang menjual pastry khas Capri. Dimana kita bisa membeli sandwich atau minuman ringan. Untuk makan siang tidak termasuk dalam harga tur yang sudah dibayar.

Perjalanan dilanjutkan menuju Ravello. Ravello sendiri terkenal dengan kota musik. Setiap minggunya pasti ada saja konser musik baik musik jazz maupun musik klasik. Apabila saatnya Festival Ravello, bahkan setiap harinya ada beberapa jadwal konser musik dari seniman papan atas. Waktu kita berkunjung ke Ravello, kebetulan belum dimulai festival musim panas Ravello jadi tidak ada kegiatan yang menarik pada saat itu. Segelas lemon juice setidaknya mengobati rasa dahaga setelah kita mengunjungi The Duomo (katedral).

image

Scala menjadi kota terakhir tujuan kita hari itu. Kebetulan saatnya tea-time saat kita tiba di Scala. Rombongan tur bergegas menikmati segelas kopi panas dan sepotong kue lemon. Bahkan kita diberikan pilihan bagi yang ingin mencicipi red wine buatan perkebunan anggur lokal.

Waktu menunjukkan pukul lima sore dan saatnya kita pulang ke Sorrento. Hampir semua peserta tur tertidur saat perjalanan pulang menuju hotel masing-masing.

Untuk tour tersebut saya berikan rating 9 dari 10. Kami merasa puas baik dengan jadwal tour, harga tur yang ditawarkan, supir dan tourguide nya yang humoris.

Hari ketiga, kita akan berjemur lagi. Tetapi kali ini kita akan pergi berlayar dengan motorboat bermuatan 10 orang dewasa dengan satu kapten yang akan menelusuri Laurito, Fornillo, Crapolla, Recommone, dan Arienzo. Asiknya lagi kita akan berhenti di Positano kurang lebih selama 3 jam.

Tur dimulai pukul 9 pagi dimana kita dijemput di hotel dan berkumpul di dermaga sebelum perjalanan di mulai. Semua peserta mendapatkan gelang tangan dilengkapi dengan nomor telefon tour guide selain sebagai identifikasi, sangat diperlukan juga apabila kita tersesat dan tidak menemukan rombongan satu tim.

Setelah berlayar kurang lebih 25 menit, kita di bawa ke sebuah air terjun mini dimana kita diberi kesempatan untuk loncat dari boat dan menikmati segarnya air laut mediterania selama 15 menit, tetapi tour guide/sang kapten menjanjikan bahwa kita akan di beri kesempatan beberapa kali untuk terjun dan berenang di beberapa tempat yang sudah tercantum di jadwal tur. Let’s we see….

Perjalanan dengan bout menurut saya lebih berkesan apabila dibandingkan dengan perjalanan dengan bus atau mobil. Disamping kita bisa leluasa melihat pemandangan laut, kita juga bisa menikmati udara segar alami. Terkadang juga saling melempar senyum dan melambaikan tangan dengan peserta tour dari bout lain apabila kita saling berpapasan.

Setelah berhenti beberapa spot berenang, ahirnya tibalah kita di dermaga Amalfi. Ini kedua kalinya kita mengunjungi Amalfi. Kemarin kita sudah melihat-lihat kota Amalfi. Kali ini kita memaanfaatkan dengan hanya berjemur menikmati panas teriknya pesisir Amalfi selama kurang lebih 2,5 jam. Rombongan kembali berkumpul untuk melanjutkan perjalanan ke Positano. Saat kita memasuki boat, sudah tersedia seporsi sandwich dengan isi mozarella, potongan ayam tipis dan tomat segar.

image

Positano sudah ada di depan mata, dan kami beserta rombongan bergegas turun dari boat untuk segera menikmati keindahan Positano. Kami diberikan waktu kurang lebih 3 jam untuk sekedar melihat-lihat pusat kota. Kami menelusuri jalan-jalan sempit yang berkelok-kelok sembari melihat-lihat hasil kerajinan tangan lokal dengan berbagai macam motif yang sangat menarik. Tidak lupa juga kita mengunjungi Enoteca atau tempat yang menjual wine produksi lokal. Untuk harga bervariasi dari 6 euro sampai dengan 300 euro. Banyak kedai-kedai kafe kecil yang menawarkan gelato sampai sepotong kue lemon. Ada juga beberapa toko kecil yang menjual aneka macam pasta segar ataupun yang bisa dibawa pulang atau pasta kering. Pilihan saya jatuh pada satu toko yang menjual aromaterapi atau lilin yang berbau lemon yang sangat segar. Hmmmmmm….ini toko favorit saya! Rasanya enggan beranjak dari toko tersebut.

Masih ada waktu kurang lebih 1 jam untuk sekedar duduk santai menikmati panas matahari ditemani gelato yang harus segera disantap supaya tidak keburu meleleh.

image

Tiba saatnya kita berlayar menuju Sorrento. Ahhhh rasanya enak juga duduk santai di boat sambil menikmati angin sepoi-sepoi. Hp saya berdering karena ada sms masuk yang ternyata dari mertua. Sms pendek tersebut hanya sekedar mengabarkan tentang kabar cuaca di Oslo. Hujan rintik-rintik sepanjang hari, kata mertua. Beruntunglah kalian yang sedang menikmati panas matahari yang melimpah. Fortsatt god sommer!

Besok pagi kita akan melanjutkan perjalanan ke Roma.